god is never dead

Percobaan Hukum archimedes dan massa jenis

Percobaan ini kami lakukan pada hari ini ini , kamis (3/3) di depan Lab.Bio-Kim dengan teman teman Craxi Savier .

Bahan dan alat yang kami gunakan :

– gelas

– air mineral

– gula pasir

– gula merah

– garam

– petsin

– merica

– minyak goreng

– asam kamal

bahan dan alat

bahan dan alat

pertama :

percobaan dgn menggunakan air putih biasa .

air putih

air putih

*telur rebus dan telur mentah TENGGELAM

kedua :

percobaan dengan air + garam

air + garam

air + garam

* telur mentah MELAYANG dan telur rebus TENGGELAM

ketiga :

percobaan dengan air + gula

air + gula pasir

air + gula pasir

* telur mentah MELAYANG (agak dalam)  dan telur rebus TENGGELAM

keempat :

percobaan dengan air + merica

air + merica

air + merica

*telur rebus dan telur mentah TENGGELAM

kelima :

percobaan air + gula merah (gula jawa)

air + gula jawa

air + gula jawa

*telur rebus dan telur mentah TENGGELAM

keenam :

percobaan air + asam kamal

air + asam kamal

air + asam kamal

*telur rebus dan telur mentah TENGGELAM

ketujuh :

percobaan air + minyak goreng

air + minyak goreng

air + minyak goreng

*telur rebus dan telur mentah TENGGELAM

kedelapan :

percobaan air + petsin

air + petsin

air + petsin

*telur rebus dan telur mentah TENGGELAM

Kesimpulan :

Prinsip Archimedes menyatakan bahwa :

Ketika sebuah benda tercelup seluruhnya atau sebagian di dalam zat cair, zat cair akan memberikan gaya ke atas (gaya apung) pada benda, di mana besarnya gaya ke atas (gaya apung) sama dengan berat zat cair yang dipindahkan.

Apabila kerapatan alias massa jenis suatu benda lebih kecil dari massa jenis air, maka benda akan terapung. Sebaliknya jika kerapatan suatu benda lebih besar dari kerapatan air maka benda tersebut akan tenggelam.

4 responses

  1. icha025

    bagus rin🙂 kinjungin juga yah .
    louisagusni.blogspot.com

    Maret 3, 2011 pukul 10:03 am

    • ya cha .
      makasih .
      ya ntar aku kunjungin balik .

      Maret 3, 2011 pukul 9:29 pm

  2. coba telurnya sejenis, tapi ada yang mentah dan ada yang direbus, kemudian dibandingkan lagi dengan berbagai telur lain … ada ayam itik tambak, itik biasa, ayam ras, ayam kampung … kan abis percobaan masih bisa direbus ?

    Maret 3, 2011 pukul 11:47 am

    • oh .
      ya pak .
      jadi kalau melakukan percobaan ulang lagi .
      telor yang rebus dan mentah nya harus sama massa jenis nya ya pak ??

      Maret 3, 2011 pukul 9:31 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s